Fikry Fatullah Founder & CEO KIRIM.EMAIL. Seorang penulis buku bisnis, praktisi email marketing dan pelaku remote working Indonesia.

Satu Campaign Iklan Yang Akan Mengubah Hidup Anda

3 min read

Bismillahirrahmanirrahim  

Selamat datang di kirim.email, bersama saya Fikry Fatullah.

Kali ini kita akan membahas statement yang menyatakan bahwa tentang satu campaign iklan akan mengubah hidup anda kita sebagai pengusaha hanya berjarak satu langkah (berupa campaign yang berhasil) dari mimpi.

Kalimat ini dipopulerkan oleh Russel Brunson, seorang pebisnis online yang memiliki Clickfunnels. Dia juga sangat terkenal dengan kalimat “You’re just one funnel away”, yaitu kita hanya satu funnel dari apapun mimpi yang ingin kita capai.

Contohnya, seseorang ingin umroh atau beli rumah, lalu dengan satu campaign yang berhasil, dia bisa berangkat umroh atau membeli rumah.

Mungkin memang benar, beberapa kejadian seperti itu bisa terjadi. Tapi, saya melihat ini sebagai pengecualian daripada ke hal-hal normatif atau kejadian sehari-hari di lapangan.

Jadi, saya tidak percaya dengan prinsip “One Campaign/One Funnel”.

Apabila kita bongkar dan perhatikan lebih dalam, siapakah orang yang mengatakan hal ini, nantinya kita akan tahu bawa hal tersebut tidaklah sesederhana itu (satu campaign iklan akan mengubah hidup anda).

Baca Juga: Cara Menjual Produk Yang Mahal

Ada sebuah kalimat yang diungkapkan oleh seorang Jurnalis dari Denmark, Jacob Riis. Dia bercerita tentang seorang pemecah batu, 

“Look at a stone cutter hammering away at his rock, perhaps a hundred times without as much as a crack showing in it. Yet at the hundred-and-first blow it will split in two, and I know it was not the last blow that did it, but all that had gone before.”

“Lihatlah seorang pemecah batu itu memukul batunya, mungkin seratus pukulan tak akan membuat batu itu pecah atau retak. Tetapi, dipukulan ke seratus satu, batu itu terbelah menjadi dua, dan saya tahu bahwa bukan pukulan terakhir yang melakukannya, melainkan seluruh pukulan sebelumnya yang sudah hilang.”

Ini adalah analogi yang sangat bagus untuk menggambarkan ketidaksetujuan saya pada prinsip “One Funnel Away” atau hanya dengan satu campaign dari mimpi Anda.

Jika Anda sekarang mulai membuat sebuah campaign, dan Anda mengadopsi kepercayaan ini, kemungkinan Anda akan kecewa.

Jika Allah berkehendak satu campaign iklan bisa mengubah hidup anda memang bisa terjadi, namun kembali lagi seperti yang saya bilang sebelumnya, bahwa ini pengecualian, bukan prinsip normatif. Ketika Anda mengalami sendiri hanya dengan satu campaign hidup Anda berubah, itu bonus dari Allah.

Karena saya dan banyak sekali teman-teman saya tidak mengalami satu campaign iklan mampu merubah hidup. Jadi, kisah seorang pemecah batu dari Jacob Riis mewakili semua yang ingin saya sampaikan di episode kali ini.

Bahwa bukan pukulan terakhir itu yang membuat batu tersebut pecah, tetapi batu tersebut sudah dilemahkan dengan seratus pukulan sebelumnya, hingga dipukulan ke 101 akhirnya pecah.

Orang yang datang di saat pukulan ke 101 dan tidak bertanya kepada si pemecah batu tadi akan mengatakan dan mengambil kesimpulan,

“Wah, ini orang hebat, dengan satu pukulan saja batunya berhasil pecah.”

Apa yang coba saya sampaikan?

Begini, bayangkan Anda punya 100 campaign iklan yang seolah-olah tidak menunjukkan hasil, misalnya di Facebook. Beberapa orang akan beranggapan bahwa Facebook bukanlah tempat yang tepat bagi mereka. 

Pernah juga terjadi di kirim.email. Ada orang sudah berlangganan selama 3 bulan dan melakukan broadcast setiap hari. Namun, dia merasa bahwa promosi via email ini kurang berhasil dan tidak merasakan dampaknya. Ada, tapi cuma satu dua dan sekadar balik modal saja, tidak memberikan profit yang bagus ke bisnis. Tapi ada juga yang bertahan dan di bulan ke- 6, investasi email marketingnya balik 10-20 kali. 

Kembali lagi ke persoalan awal, jadi di seratus campaign yang gagal tersebut, pada dasarnya sebagai seorang pebisnis, Anda itu sedang latihan. Seratus campaign tersebut akan mengajarkan kita,

  • Bagaimana menulis iklan yang bagus?
  • Bagaimana menulis copywriting yang bagus?
  • Manakah gambar yang diklik dan tidak diklik orang?
  • Headline seperti apa yang menarik dan akan diklik?
  • Bagaimana cara membaca data?
  • Bagaimana membuat link yang akan me-tracking UTM ke Google Analytics?
  • Apa saja feedback customer dari iklan yang berjalan atau broadcast email yang telah dilakukan?

Ketika Anda broadcast, mungkin beberapa orang akan membalas dan membuat Anda tahu bagaimana preferensi dan kebutuhan mereka.

Jadi, seratus campaign iklan yang gagal ini akan memberikan Anda insight dan masukan yang sebelumnya Anda tidak miliki. Ibaratnya prinsip pemecah batu, campaign tersebut mampu melemahkan pembeli. 

Selain itu, juga memberikan Anda kepekaan dan melatih acuity atau ketajaman. Sehingga Anda mampu mendeteksi pasar, membaca produk apa yang diminati, hingga mengetahui angle atau sudut pandang seperti apa yang membuat orang akan membeli. 

Jadi, setiap usaha yang belum berhasil itu, akan memberikan pengetahuan yang berharga bagi Anda yang bisa jadi, tidak akan bisa Anda temukan di tempat lain.

Law of Averages

Ada juga prinsip yang bernama Law of Average atau hukum rata-rata. Setelah Anda melakukan sesuatu cukup sering, Anda akan mulai menemukan sebuah pola

Contoh Law of Averages adalah 9 atau 10 orang yang Anda follow-up via WhatsApp atau email, akan ada 1 orang yang membeli. 

Jadi, hal tersebut akan membuat kita lebih semangat. Setiap hari ditolak akan terasa biasa saja, kenapa? Karena ada jatah 9 penolakan, semisal ada satu yang menolak, berarti masih ada delapan orang sisanya yang juga akan menolak. Begitu juga nanti Anda akan mendapatkan satu orang yang membeli.

Semua akumulasi atau kumpulan pengetahuan ini, akan membentuk Anda menjadi pengusaha yang lebih baik, peka, dan paham, dari sisi pasar dan produk seperti apa, serta mengetahui dimana letak kelemahannya.

Bagi saya, jika Anda memberikan investasi waktu akan sesuatu, investasi waktu ini hampir tidak akan ada yang bisa menggantikan.

Misalnya, jika Anda memberikan investasi waktu di campaign, tidak ada buku, seminar, ataupun workshop yang bisa menggantikan investasi waktu tersebut. Anda akan punya insight dan pengalaman yang lebih dalam daripada Anda mengikuti workshop, pelatihan, ataupun buku, karena Anda mengalaminya secara langsung.

Nah, jadi milikilah koleksi atau perpustakaan “Anti Campaign Profit”. 

Semakin kaya perpustakaan Anti Campaign Anda, maka Anda akan semakin tahu persis Anda harus kemana.

Prinsip inilah yang saya dan tim kirim.email jalankan di Super Sales Funnel (SSF).

Di pelatihan Super Sales Funnel ini kita “anti satu funnel”. Jadi, kalau Anda mencari satu funnel yang paling berhasil, Anda tidak akan menemukannya disini. 

Sebaliknya, SSF didesain untuk bagaimana Anda membuat seratus campaign secepat dan semudah mungkin. Kenapa? Supaya bisa dites, dari seratus ini manakah yang berhasil.

Disini Anda sedang membangun perpustakaan Anti Campaign milik Anda sendiri. Setelah Anda membuat seratus, insya Allah Anda akan menemukan satu campaign yang berhasil dan Anda punya sembilan puluh delapan campaign gagal yang bisa Anda hindari di lain waktu.

Super Sales Funnel (SSF) adalah pelatihan selama 30 hari bersama saya dan tim kirim.email dengan bermodal hanya dengan selembar kertas yang kita sebut sebagai Sales Funnel Map untuk membuat seratus campaign tersebut dan brainstorming secepat mungkin dan juga menemukan angle yang kemudian akan dites manakah yang berhasil dan tidak, hingga menemukan yang paling berhasil. 

Silahkan daftar ke https://kirim.email/super untuk mengikuti Super Sales Funnel (SSF).

Bersama-sama kita melatih kepekaan atau acuity kita dalam membuat campaign bisnis yang berhasil. Saya Fikry Fatullah, mengucapkan terima kasih. Sampai jumpa di episode berikutnya.

Fikry Fatullah Founder & CEO KIRIM.EMAIL. Seorang penulis buku bisnis, praktisi email marketing dan pelaku remote working Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *