Dr Indrawan Nugroho Innovation Consultant, Serial Entrepreneur, Content Creator.

Ini yang Memicu Inovasi di Mercedes Benz

2 min read

Sekelompok senior eksekutif dari Daimler, perusahaan mobil ternama Jerman terbang ke San Fransisco, Amerika Serikat untuk mencari ide inovasi. 

Mereka punya satu kekhawatiran. Pada saat itu merek mobil andalan mereka yaitu Mercedes-Benz telah sangat berasosiasi dengan generasi baby boomers

Mereka khawatir Mercedez tidak bisa connect dengan generasi baru saat ini. 

Mereka berharap bisa dapat wejangan inovasi dari para ahli di lembah silikon, terkait produk mobil yang diinginkan anak muda di Amerika. 

Ternyata, apa yang mereka temukan di sana sama sekali jauh dari bayangan.

Baca Juga: 8 Inovasi Coca-Cola Yang Tidak Anda Ketahui

Pertemuan dengan pakar inovasi dilakukan di sebuah hotel di jantung kota San Francisco.

Dave patnaik, seorang konsultan inovasi yang memfasilitasi workshop saat itu, membuka dengan menjelaskan tentang pentingnya empathy dalam proses menemukan inovasi. 

Tidak lama kemudian Dave berkata pada seluruh pesertanya, 

“Anda jauh-jauh dari Jerman datang ke sini karena ingin lebih mengenal generasi muda Amerika, bukan?”

Dave kemudian mempersilahkan 10 pemuda-pemudi Amerika yang jadi target pasar Daimler untuk masuk ke dalam ruangan. 

“Silahkan, kenalilah mereka.” begitu kata Dave. 

Selama setengah jam, setiap peserta dipasangkan dengan seorang anak muda. 

Percakapan pun dimulai. 

Tujuannya, para senior eksekutif itu harus bisa benar-benar mengenali pasangannya.

Bagaimana mereka menjalani hidupnya, apa yang mereka inginkan, apa yang mereka khawatirkan. 

Para senior eksekutif terkaget-kaget karena apa yang mereka temukan dalam obrolan itu tidak sesuai dengan bayangan mereka selama ini. Bahkan, banyak dari anak muda yang ditemui tidak ingin punya mobil walaupun mereka sebenarnya mampu membeli mobil mewah. 

Hingga saat itu, hampir semua orang yang pernah ditemui oleh para eksekutif itu suka beli mobil. 

Selesai aktivitas itu, Dave memberikan uang USD 50 pada masing-masing senior eksekutif. Mereka diberi waktu dua jam untuk membeli hadiah untuk anak muda yang jadi pasangan percakapannya tadi.

Nah, setelah dua jam, mereka pun kembali. 

Ada yang beli souvenir khas San Fransisco, ada juga yang membeli buku kewirausahaan, dan menyelipkan sisa uang kembaliannya di buku itu. 

Mereka kemudian diminta untuk memberikan hadiahnya langsung pada Iyang bersangkutan dan melihat bagaimana reaksinya.

Sebuah hadiah yang kita berikan pada seseorang, mencerminkan siapa kita dan apa persepsi kita pada orang itu. 

Sebuah souvenir khas San Fransisco. Apa menariknya itu untuk warga San Fransisco? 

Itu tanda bahwa si senior eksekutif itu masih fokus pada dirinya sendiri. Dia sama sekali tidak mengenali pasangan percakapannya. 

Sementara, si pemuda yang menerima buku kewirausahaan sangat terharu menerimanya. Ternyata, dalam percakapan mereka si senior ekesekutif menangkap keinginan mendalam dari pemuda tadi untuk menjadi seorang wirausahawan. Hanya saja, dia tidak tahu harus mulai bagaimana dan dia juga masih kesulitan dalam mengumpulkan modal. 

Buku yang dihadiahkan itu adalah wujud kepedulian sang senior eksekutif. 

Nilai uang yang diselipkan di buku itu memang tidak seberapa. Tapi itu adalah simbol dukungan pada si pemuda untuk segera memulai usahanya. 

Bagi pemuda, kepedulian dan dukungan itu adalah hadiah yang sangat istimewa.

Keesokan harinya, semua senior eksekutif terbang kembali pulang ke Jerman dengan membawa hadiah spesial. 

Hadiah yang bukan berupa barang atau uang, melainkan sebuah pemahaman yang mendasar bahwa mereka tidak akan pernah bisa berinovasi jika mereka tidak benar-benar memahami “siapa orang yang hendak mereka layani.” 

Produk itu sama dengan sebuah hadiah. 

Produk yang Anda persembahkan untuk pelanggan Anda, mewakili hubungan yang Anda ingin bina dengan mereka. 

Sebuah produk hebat akan membuat pelanggan merasa sangat dipahami, membuat mereka merasa spesial. 

Ketika Anda mampu memberikan hadiah seperti itu pada pelanggan Anda, maka mereka akan terus kembali kepada Anda serta menceritakan produk Anda pada semua teman-temannya.

Dr Indrawan Nugroho Innovation Consultant, Serial Entrepreneur, Content Creator.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *